Makalah bahasa indonesia, memahami isu teknis lewat editorial
MAKALAH
MEMAHAMI ISU TEKNIS LEWAT EDITORIAL
Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bhs.Indonesia
Yang dibina oleh ; Bpk. Sunarto.spd
Disusun oleh :
Kelompok 3
M. Sugianto
Ulif Tiana
Uni Yati
Rafika Duri
Risna Purnama Sari
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUMENEP
UPT. SMA NEGERI 1 ARJASA
Jln.Raya Bujutan Arjasa
19/08/2018
KATA PENGANTAR
Keberhasilan dan kegagalan merupakan dua hal akhir dari sebuah ikhtiar. Oleh karena itu, penulis mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang melimpahkan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berjudul "MEMAHAMI ISU TEKNIS LEWAT EDITORIAL"
Penulis menyadari, bahwa karya tulis ini mempunyai kelemahan dan kekurangan atau lebih tepatnya jauh dari kata sempurna, oleh karena itu penulis meminta kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini. Akhir kata, saya sampaikan terimah kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalampenyusunan Makalah ini dari awal sampai akhir, dan semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan pendengar.
Daftar isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan masalah
1.3. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
2.B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
2.C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
2.D. Merancang teks editorial
BAB III PENUTUP
3. Kesimpulan
Daftar pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Editorial merupakan salah satu rubrik yang ada di media massa cetak seperti koran,majalah,atau buletin. Editorial biasanya menjadi sebuah cara untuk merespon suatu isu atau permasalahan dan memberikan tawaran solusi di akhir teks. Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang lugas. Dengan membaca editorial kita tidak hanya sekedar tahu peristiwa yang sedang terjadi seperti kita membaca berita. Namun,dengan membaca editorial kita pun akan lebih memahami dan bisa bersikap kritis. Hal ini karena di dalam editorial ada pendapat-pendapat yang bisa memperjelas pemahaman kita tentang peristiwa/keadaan yang menjadi ulasannya.
1.2. Rumusan masalah
A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
D. Merancang teks editorial
1.3.Tujuan
A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
D. Merancang teks editorial
BAB II
PEMBAHASAN
2. A. Mengindentifikasi informasi penting dalam teks editorial
1. Mengidentifikasi isi teks editorial
Editorial dalam suatu media massa cetak biasanya berada dalam rubrik yang sama, yakni opini. Di dalam rubrik ini terdapat editorial, artikel, dan surat pembaca. Ketiga ragam opini ini biasanya berada di bagian tengah surat kabar atau majalah. Pada halaman-halaman berikutnya biasanya berisi berita yang lebih spesifik, misalnya berita yang terkait dengan kejadian berdasarkan tempat, diikutu berita luar negeri, baru kemudian opini. Penempatan ini dimaksud agar pembaca tidak serta serta dihadapkan pada bacaan yang serius.
Permasalahan yang dibahas dalam teks editorial adalah permasalahan yang berkaitan dengan peristiwa (berita) yang sedang hangat dibicarakan (aktual), fenomenal, dan kontofersional. Di dalamnya terkandung fakta peristiwa sebagai bahan berita yang terpercaya, bukan sebagi gosip murahan.
Dilihat dari isinya, editorial bersifay ekspositoris berisi tesis, diikuti oleh argumentasi-argumentasi secukupnya dan diakhiri dengan penegasan ulang atas argumentasi-argumentasi tersebut.
2. Membedakan fakta dan opini dalam teks editorial
Fakta adalah hal, keadaan, peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatau yang benar terjadi. Dengan kata lain, fakta merupakan potret tentang kejadian atau peristiwa. Fakta yang disajikan dalam teks editorial berupa peristiwa dan data data terkait peristiwa dibahas. sedangkan
Opini dalam teks editorial dapat berupa penilaian, kritik, prediksi (dugaan berdasarkan fakta empiris), harapan, dan saran penyelesaian masalah.
2.B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
1. Menentukan isu aktual dari berbagai media informasi
Isu aktual, fenomenal, dan kontroversional dapat di baca pada berita utama surat suatu kabar atau berita utama diradio dan televisi. Berita yang fenomenal biasanya diulas tidak hanya oleh satu media (surat kabar, televisi radio, atau internet), tetapi oleh banyak media dengan publikasi berulang-ulang. berita yang kontroversial adalah berita yang mengundang perbedaan pendapat di masyarakat. perbedaan pendapat itu dapat menimbulkan polemik atau perbedaan. jika muncul di surat kabar, polemik ini biasanya ditandai dengan munculnya opini. di televisi atau radio, polemik muncul dalam bentuk diskusi ,debat, atau konferensi. berdasarkan hasil membaca berbagai berita utama itulah kamu dapat menentukan Isu aktual sebagai permasalahan yang layak ditulis dalam teks editorial.
2. Menyampaikan pendapat disertai argumen pendukung
data dan analisis logis merupakan argumentasi untuk menguatkan tesis yang dibuat di awal. kemudian, penulis juga harus mampu memberikan kesimpulan dan saran sebagai bagian dari penegasan atas tesis dan argumentasi. paparan inilah yang di kemudian disebut sebagai pendapat. bentuknya dapat berupa kritik, penilaian, prediksi, harapan, maupun saran.
2.C. Menganalisis struktur dan kebahasan teks editorial
1. Menganalisis struktur teks editorial
Editorial termasuk ke dalam jenis teks eksposisi, seperti halnya ulasan dasar teks-teks sejenis diskusi. Dengan demikian, struktur umum dari teks editorial meliputi pengenalan isu (tesis), argumentasi, dan penegasan.
a. Pengenalan isu
pengenalan isu merupakan bagian pendahuluan teks editorial. Fungsinya adalah mengenalkan isu atau permasalahan yang akan dibahas dalam bagian berikutnya. Pada bagian pengenalan isu disajikan peristiwa persoalan aktual, fenomena, dan kontroversial.
b. Penyampaian pendapat/argument
bagian ini merupakan bagian pembahasan yang berisi tanggapan redaksi Terhadap isu yang sudah diperkenalkan sebelumnya.
b. Penegasan
penegasan dalam teks editorial berupa kesimpulan saran atau rekomendasi di dalamnya juga terselip harapan redaksi kepada para pihak terkait dalam menghadapi atau mengatasi persoalan yang terjadi dalam isi tersebut
2. Menganalisis kaidah kebahasaan teks editorial
kaidah kebahasaan teks editorial tergolong ke dalam kaidah kebahasaan yang berciri bahasa jurnalistik. berikut ini ciri-ciri bahasa jurnalistik teks editorial
a. penggunaan kalimat retoris kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan. pertanyaan-pertanyaan tersebut dimaksudkan agar pembaca merenungkan masalah yang dipertanyakan tersebut sehingga tergugah untuk berbuat, sesuatu atau minimal berubah pandangan Terhadap isu yang dibahas yang tidak ditujukan untuk jawabannya.
b. menggunakan kata-kata populer sehingga mudah bagi khalayak untuk mencernanya. tujuannya agar pembaca tetap merasa rileks meskipun membaca masalah yang serius dipenuhi dengan tanggapan yang kritis. contoh kata-kata populer adalah terkaget-kaget, pencitraan.
c. menggunakan kata ganti penunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan.
d. banyaknya penggunaan konjungsi kausalitas, seperti Sebab, karena, sebab, Oleh sebab itu. Hal ini terkait dengan penggunaan sejumlah argumen yang dikemukakan redaktur berkenaan dengan masalah yang dikupasnya.
2.D. Merancang teks editorial
1. Menyusun argumen atau pendapat terhadap isu aktual
untuk menyampaikan pendapat kamu harus mempunyai data yang cukup berkaitan dengan isi tersebut. bacalah teks berikut ini untuk belajar menyusun argumen atau pendapat berdasarkan Isu aktual nya.
2. Menyusun saran terhadap isu aktual
saran pada dasarnya merupakan salah satu bentuk penindasan terhadap tesis dan argumen. namun saran dapat disajikan berbeda beda meskipun Isu aktual yang ditanggapi satu. Dalam penyampaikan saran, kamu harus mempertimbangkan kepentingan si penerima, saran posisi pemberi, dan penerima saran terkait isu yang dibahas serta dampak atau efek Bila seorang tersebut dilakukan. saran yang baik setidaknya memenuhi dua syarat (a) benar-benar menjadi solusi bagi penerima sarana untuk memecahkan masalah dan (b) praktis dapat dipraktikkan.
BAB III
PENUTUP
3.KESIMPULAN
Editorial adalah artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran yang merupakan pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa (berita) aktual (sedang menjadi sorotan), fenomenal, dan kontroversial menimbulkan perbedaan pendapat. teks editorial berisi fakta atau peristiwa aktual, fenomenal, dan kontroversional serta pendapat atau opini redaksi terhadap peristiwa tersebut. strukturnya meliputi pernyataan umum (tesis), argumentasi, dan penegasan. ciri kaidah kebahasaan teks editorial adalah menggunakan kalimat retoris, kata-kata populer, kata ganti majemuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan dan menggunakan konjungsi kausalitas.
Daftar pustaka
Suryaman, maman. 2018. Bahasa Indonesia SMA kelas 12 edisi revisi. Penerbit:, pusat kurikulum dan pembukuan, balitbang, kemendikbud.
MEMAHAMI ISU TEKNIS LEWAT EDITORIAL
Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bhs.Indonesia
Yang dibina oleh ; Bpk. Sunarto.spd
Disusun oleh :
Kelompok 3
M. Sugianto
Ulif Tiana
Uni Yati
Rafika Duri
Risna Purnama Sari
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUMENEP
UPT. SMA NEGERI 1 ARJASA
Jln.Raya Bujutan Arjasa
19/08/2018
KATA PENGANTAR
Keberhasilan dan kegagalan merupakan dua hal akhir dari sebuah ikhtiar. Oleh karena itu, penulis mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang melimpahkan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berjudul "MEMAHAMI ISU TEKNIS LEWAT EDITORIAL"
Penulis menyadari, bahwa karya tulis ini mempunyai kelemahan dan kekurangan atau lebih tepatnya jauh dari kata sempurna, oleh karena itu penulis meminta kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini. Akhir kata, saya sampaikan terimah kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalampenyusunan Makalah ini dari awal sampai akhir, dan semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan pendengar.
Daftar isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan masalah
1.3. Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
2.B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
2.C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
2.D. Merancang teks editorial
BAB III PENUTUP
3. Kesimpulan
Daftar pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Editorial merupakan salah satu rubrik yang ada di media massa cetak seperti koran,majalah,atau buletin. Editorial biasanya menjadi sebuah cara untuk merespon suatu isu atau permasalahan dan memberikan tawaran solusi di akhir teks. Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang lugas. Dengan membaca editorial kita tidak hanya sekedar tahu peristiwa yang sedang terjadi seperti kita membaca berita. Namun,dengan membaca editorial kita pun akan lebih memahami dan bisa bersikap kritis. Hal ini karena di dalam editorial ada pendapat-pendapat yang bisa memperjelas pemahaman kita tentang peristiwa/keadaan yang menjadi ulasannya.
1.2. Rumusan masalah
A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
D. Merancang teks editorial
1.3.Tujuan
A. Mengindentifikasi informasi dalam teks editorial
B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
C. Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial
D. Merancang teks editorial
BAB II
PEMBAHASAN
2. A. Mengindentifikasi informasi penting dalam teks editorial
1. Mengidentifikasi isi teks editorial
Editorial dalam suatu media massa cetak biasanya berada dalam rubrik yang sama, yakni opini. Di dalam rubrik ini terdapat editorial, artikel, dan surat pembaca. Ketiga ragam opini ini biasanya berada di bagian tengah surat kabar atau majalah. Pada halaman-halaman berikutnya biasanya berisi berita yang lebih spesifik, misalnya berita yang terkait dengan kejadian berdasarkan tempat, diikutu berita luar negeri, baru kemudian opini. Penempatan ini dimaksud agar pembaca tidak serta serta dihadapkan pada bacaan yang serius.
Permasalahan yang dibahas dalam teks editorial adalah permasalahan yang berkaitan dengan peristiwa (berita) yang sedang hangat dibicarakan (aktual), fenomenal, dan kontofersional. Di dalamnya terkandung fakta peristiwa sebagai bahan berita yang terpercaya, bukan sebagi gosip murahan.
Dilihat dari isinya, editorial bersifay ekspositoris berisi tesis, diikuti oleh argumentasi-argumentasi secukupnya dan diakhiri dengan penegasan ulang atas argumentasi-argumentasi tersebut.
2. Membedakan fakta dan opini dalam teks editorial
Fakta adalah hal, keadaan, peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatau yang benar terjadi. Dengan kata lain, fakta merupakan potret tentang kejadian atau peristiwa. Fakta yang disajikan dalam teks editorial berupa peristiwa dan data data terkait peristiwa dibahas. sedangkan
Opini dalam teks editorial dapat berupa penilaian, kritik, prediksi (dugaan berdasarkan fakta empiris), harapan, dan saran penyelesaian masalah.
2.B. Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
1. Menentukan isu aktual dari berbagai media informasi
Isu aktual, fenomenal, dan kontroversional dapat di baca pada berita utama surat suatu kabar atau berita utama diradio dan televisi. Berita yang fenomenal biasanya diulas tidak hanya oleh satu media (surat kabar, televisi radio, atau internet), tetapi oleh banyak media dengan publikasi berulang-ulang. berita yang kontroversial adalah berita yang mengundang perbedaan pendapat di masyarakat. perbedaan pendapat itu dapat menimbulkan polemik atau perbedaan. jika muncul di surat kabar, polemik ini biasanya ditandai dengan munculnya opini. di televisi atau radio, polemik muncul dalam bentuk diskusi ,debat, atau konferensi. berdasarkan hasil membaca berbagai berita utama itulah kamu dapat menentukan Isu aktual sebagai permasalahan yang layak ditulis dalam teks editorial.
2. Menyampaikan pendapat disertai argumen pendukung
data dan analisis logis merupakan argumentasi untuk menguatkan tesis yang dibuat di awal. kemudian, penulis juga harus mampu memberikan kesimpulan dan saran sebagai bagian dari penegasan atas tesis dan argumentasi. paparan inilah yang di kemudian disebut sebagai pendapat. bentuknya dapat berupa kritik, penilaian, prediksi, harapan, maupun saran.
2.C. Menganalisis struktur dan kebahasan teks editorial
1. Menganalisis struktur teks editorial
Editorial termasuk ke dalam jenis teks eksposisi, seperti halnya ulasan dasar teks-teks sejenis diskusi. Dengan demikian, struktur umum dari teks editorial meliputi pengenalan isu (tesis), argumentasi, dan penegasan.
a. Pengenalan isu
pengenalan isu merupakan bagian pendahuluan teks editorial. Fungsinya adalah mengenalkan isu atau permasalahan yang akan dibahas dalam bagian berikutnya. Pada bagian pengenalan isu disajikan peristiwa persoalan aktual, fenomena, dan kontroversial.
b. Penyampaian pendapat/argument
bagian ini merupakan bagian pembahasan yang berisi tanggapan redaksi Terhadap isu yang sudah diperkenalkan sebelumnya.
b. Penegasan
penegasan dalam teks editorial berupa kesimpulan saran atau rekomendasi di dalamnya juga terselip harapan redaksi kepada para pihak terkait dalam menghadapi atau mengatasi persoalan yang terjadi dalam isi tersebut
2. Menganalisis kaidah kebahasaan teks editorial
kaidah kebahasaan teks editorial tergolong ke dalam kaidah kebahasaan yang berciri bahasa jurnalistik. berikut ini ciri-ciri bahasa jurnalistik teks editorial
a. penggunaan kalimat retoris kalimat retoris adalah kalimat pertanyaan. pertanyaan-pertanyaan tersebut dimaksudkan agar pembaca merenungkan masalah yang dipertanyakan tersebut sehingga tergugah untuk berbuat, sesuatu atau minimal berubah pandangan Terhadap isu yang dibahas yang tidak ditujukan untuk jawabannya.
b. menggunakan kata-kata populer sehingga mudah bagi khalayak untuk mencernanya. tujuannya agar pembaca tetap merasa rileks meskipun membaca masalah yang serius dipenuhi dengan tanggapan yang kritis. contoh kata-kata populer adalah terkaget-kaget, pencitraan.
c. menggunakan kata ganti penunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan.
d. banyaknya penggunaan konjungsi kausalitas, seperti Sebab, karena, sebab, Oleh sebab itu. Hal ini terkait dengan penggunaan sejumlah argumen yang dikemukakan redaktur berkenaan dengan masalah yang dikupasnya.
2.D. Merancang teks editorial
1. Menyusun argumen atau pendapat terhadap isu aktual
untuk menyampaikan pendapat kamu harus mempunyai data yang cukup berkaitan dengan isi tersebut. bacalah teks berikut ini untuk belajar menyusun argumen atau pendapat berdasarkan Isu aktual nya.
2. Menyusun saran terhadap isu aktual
saran pada dasarnya merupakan salah satu bentuk penindasan terhadap tesis dan argumen. namun saran dapat disajikan berbeda beda meskipun Isu aktual yang ditanggapi satu. Dalam penyampaikan saran, kamu harus mempertimbangkan kepentingan si penerima, saran posisi pemberi, dan penerima saran terkait isu yang dibahas serta dampak atau efek Bila seorang tersebut dilakukan. saran yang baik setidaknya memenuhi dua syarat (a) benar-benar menjadi solusi bagi penerima sarana untuk memecahkan masalah dan (b) praktis dapat dipraktikkan.
BAB III
PENUTUP
3.KESIMPULAN
Editorial adalah artikel utama yang ditulis oleh redaktur koran yang merupakan pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa (berita) aktual (sedang menjadi sorotan), fenomenal, dan kontroversial menimbulkan perbedaan pendapat. teks editorial berisi fakta atau peristiwa aktual, fenomenal, dan kontroversional serta pendapat atau opini redaksi terhadap peristiwa tersebut. strukturnya meliputi pernyataan umum (tesis), argumentasi, dan penegasan. ciri kaidah kebahasaan teks editorial adalah menggunakan kalimat retoris, kata-kata populer, kata ganti majemuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan dan menggunakan konjungsi kausalitas.
Daftar pustaka
Suryaman, maman. 2018. Bahasa Indonesia SMA kelas 12 edisi revisi. Penerbit:, pusat kurikulum dan pembukuan, balitbang, kemendikbud.
Komentar
Posting Komentar